Ternyata Bau Ayam Dapat Menolak Penyakit Malaria

 

Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk kepada manusia dan hewan lain. Gejala dari Malaria biasanya berupa demam, kelelahan, muntah, dan sakit kepala. Dan ketika penyakit ini sudah parah maka dapat menyebabkan kulit kuning, kejang, koma, atau kematian

Ada berbagai cara agar terhindar dari infeksi malaria, salah satunya dengan menggunakan lotion anti nyamuk. Namun, dalam sebuah studi terbaru, para peneliti menemukan bahwa bau ayam laga hidup dapat membantu melawan malaria.

Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi oleh protozoa parasit (sekelompok mikroorganisme bersel tunggal) dalam tipe Plasmodium. Pada gigitan nyamuk ini akan memasukkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang.

 

Penyakit Malaria Dan Gejalanya

Tanda-tanda dan gejala malaria biasanya mulai 8-25 hari setelah terinfeksi. Manifestasi awal dari penyakit malaria sangat mirip dengan gejala flu. Gejala klasik malaria adalah kedinginan tiba-tiba diikuti dengan menggigil dan kemudian demam serta berkeringat. Atau dapat juga berupa demam kurang menonjol dan hampir terus menerus selama hampir 36-48 jam.

Malaria berat biasanya disebabkan oleh P. falciparum (sering disebut sebagai malaria falciparum). Gejala malaria falciparum timbul 9-30 hari setelah terinfeksi. Individu dengan malaria serebral sering menunjukkan gejala neurologis, nistagmus, kelumpuhan tatapan konjugat (kegagalan mata untuk bergerak bersama-sama dalam arah yang sama), opistotonus, kejang, atau koma.

 

 

Pencegahan Malaria

Risiko penyakit dapat dikurangi dengan mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu dan penolak serangga. Anda juga dapat melakukan tindakan kontrol nyamuk seperti penyemprotan insektisida dan menguras genangan air. Sekarang ini juga sudah tersedia obat obatan untuk mencegah penyakit malaria.

 

Alasan Kenapa Bau Ayam Dapat Menolak Penyakit Malaria

Baru – baru saja Rickard Ignell, ahli ekologi kimia University of Agricultural Science di Sewdia menemukan bahwa bau ayam hidup dapat membantu melawan malaria.

Para peneliti di Swedish University of Agricultural Sciences and Addis Ababa University, Ethiopia menemukan bahwa nyamuk lebih memilih darah manusia dibandingkan hewan, sementara ketika di luar tanpa adanya manusia, secara acak nyamuk-nyamuk memilih menghisap darah sapi, domba dan kambing.

dalam studi tersebut terungkap bahwa nyamuk A. arabiensis menghindari ayam-ayam saat di dalam maupun luar ruangan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa spesies ini menghindari burung.

Karena nyamuk-nyamuk Anopheles sangat mengandalkan indera penciuman mereka untuk mencari mangsa, para ilmuwan mengumpulkan rambut, wol dan bulu dari sapi, domba, kambing dan sabung ayam di desa-desa itu. Mereka langsung mengidentifikasi adanya senyawa bau atau aroma yang unik dari masing-masing hewan, dan menyelidiki bagaimana aroma ini menolak nyamuk.

Terdapat empat senyawa, yaitu naftalena, isobutyl butyrate, trans-limonene dan hexadecane pada ayam. Senyawa – senyawa inilah yang diyakini menjadi alasan mengapa nyamuk menolak untuk mendekati ayam.

 

Sekian Informasi dari kami mengenai Bau Ayam Dapat Menolak Penyakit Malaria, Semoga dapat menghibur sekaligus bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply