Jenis Ayam Laga Yang Bagus Untuk Dikawin Silangkan

Pada dasarnya proses mengkawin silangkan ayam laga adalah hal yang sangat praktis dan mudah jika sudah mengetahui cara-caranya serta teknik untuk menyilangkannya, dan secara umum yang menjadi patokan dalam persilangan ayam laga untuk mendapatkan keturunan bibit yang bagus dan berkualitas juara, yang harus dikawin silangkan selalu ayam bangkok asli dengan jenis-jenis ayam laga lainnya.

Berikut di bawah ini akan kami jelaskan persilangan antara ayam bangkok dengan enam jenis ayam laga lainnya yang baik untuk dikawin silangkan supaya bisa mendapatkan bibit-bibit ayam laga yang berkualitas juara dengan harapan dapat merajai arena sabung ayam nantinya. Berikut keenam jenis ayam laga tersebut,  silahkan disimak:

  1. Ayam Birma: Pada dasarnya ayam birma mempunyai semangat bertarung yang tinggi dengan mental yang pantang menyerah yang luar biasa. Selain pantang menyerah ayam jenis ini termasuk ayam tipe yang suka menyerang dalam arena sabung ayam dan memiliki gerakan yang gesit dan selalu mampu untuk menghindari pukulan lawannya, dan cenderung lebih suka maju menyerang daripada bertahan. Meskipun memiliki postur tubuh dan ukuran yang relatif lebih kecil dari ayam laga lainnya, namun ayam birma ini memiliki daya serang yang tinggi dan akurasi pukulan yang sangat tepat, mengenai gerakannya ayam laga jenis ini tergolong lincah dan sangat gesit. Dalam persilangan ayam birma ini, keturunan yang akan dihasilkan lebih banyak mengikuti gen dari ayam birma itu sendiri yakni memiliki gaya tarung yang cenderung menyerang dengan akurasi pukulan yang tepat serta gesit dan lincah dalam pertarungan.
  2. Ayam Siam: Teknik bertarung ayam siam hampir sama dengan ayam birma yaitu memiliki pukulan yang cukup kuat dan akurat serta lincah dan gesit. Ayam jenis ini banyak dikawin silangkan dengan ayam birma dengan harapan menghasilkan keturunan yang memiliki teknik bertarung yang unik dan lebih agresif dalam menyerang serta memiliki mental yang kuat dan pantang mundur. Ayam siam muda biasanya juga bisa menaklukan ayam bangkok usia muda karena lebih gesit dan lincah dalam gerakan dan dapat melancarkan pukulan dengan akurat.
  3. Ayam Jepang (Shamo): Ayam laga jenis ini berasal dari negara Jepang, seperti namanya Shamo selain berpostur tegap dan terlihat atletis, ayam shamo pada saat bertarung mampu menegakkan badannya hingga membentuk seperti sudut 80 derajat sehingga lebih leluasa dan kuat dalam pukulannya, ayam laga jenis ini terkenal dengan teknik bertarung dengan pukulan yang 90% lebih tepat mengenai sasaran dibanding dengan ayam laga lainnya.
  4. Ayam Saigon: Berasal dari negara Vietnam, ayam saigon pada umumnya memiliki kekebalan dan daya tahan tubuh yang cukup kuat terhadap serangan lawan dan pukulan lawan yang mengenai badannya. Untuk gaya dan teknik bertarung ayam jenis ini termasuk yang paling lamban dalam gerakannya dibanding dengan ayam laga jenis lainnya. Apabila Anda ingin mendapatkan keturunan yang memiliki gaya tarung yang baik dan tahan terhadap pukulan, sebaiknya ayam jenis ini di kawin silangkan dengan ayam bangkok yang asli.
  5. Ayam Filipina: Sesuai dengan namanya ayam ini berasal dari negara Filipina, ayam laga jenis ini memiliki gaya bertarung dengan tipe jalu dan di negara asalnya ayam jenis ini tergolong ayam kampung, namun sanggup bersaing dan merajai arena sabung ayam. Ayam Filipina ini memiliki warna bulu yang beragam dan terkesan sangat unik warna dan coraknya.
  6. Ayam Brazil: Dengan negara asal Brazil, namun pesat berkembang di Amerika dengan gen atau turunan dari ayam Shamo asli. Postur dan fisik tubuhnya hampir mirip dengan ayam pelung yang banyak terdapat di Jawa Barat Indonesia. Ayam Brazil memiliki badan yang tinggi serta memiliki tulang yang kasar, teknik dan gaya bertarungnya tergolong lamban tapi memiliki pukulan yang kuat.

Sekian dari informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenis ayam laga yang bagus untuk dikawin silangkan, semoga dengan informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda serta dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia sabung ayam.

Leave a Reply