Cara Melatih Ayam Hingga Menjadi Sangar

Apakah ayam laga milik anda sudah memiliki mental dan tubuh yang cukup idieal ? Apakah ayam tersebut juga memiliki sifat yang agresif saat bertarung ? Hal tersebut tentunya akan sangat para peternak ayam laga untuk memiliki ayam yang bersifat seperti itu. Sebelum memiliki ayam seperti itu, tentunya terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ayam tersebut hingga bisa seperti itu. Contohnya adalah gen yang diperoleh dari indukan ayam tersebut. Selain itu juga ayam tersebut juga diharuskan untuk memiliki kekebalan terhadap penyakit yang biasa menyerang ayam laga pada umumnya.

Keturunan yang bagus didapat setelah anda berhasil mengkawinkan induk jantan dan betina yang bagus pula. Setelah anda berhasil memiliki anakan ayam tersebut, anda perlu merawatnya hingga berumur 3 bulan, barulah anda dapat mengetahui potensi bertarung apa yang dimiliki oleh anak ayam tersebut. Anak ayam laga yang agresif akan sering melakukan pertarungan kecil terhadap anak ayam lainnya. Hal itu akan menjadi petunjuk bagi anda untuk dapat anda pilih menjadi ayam laga unggulan pada saat pertandingan sabung ayam nantinya.

Anakan dengan umur 3 bulan tersebut sebaiknya anda diberikan makanan yang berkualitas baik dengan protein yang tinggi seperti ubi, jagung, beras merah dan bisa juga anda memberikan anakan ayam tersebut serangga sebagai makanannya seperti jangkrik.

Untuk membuat ayam anda menjadi lebih agresif lagi, anda dapat memberikan sisa-sisa potongan ikan laut yang segar dan masih memiliki darah. Pemberian ikan ini jangan terlalu sering karena tidak bagus juga jika terlalu sering dan akan berdampak negatif. Anda juga dapat memberikan daging kambing mentah dengan komposisi yang secukupnya saja dan jangan terlalu berlebihan. Efek daging kambing akan membuat ayam tersebut menjadi panas dan memiliki rasa ingin bertarung terus.

Cara melatih ayam agar menjadi lebih agresif :

1. Porsi Latihan Pagi Hari
Latihan pada pagi hari bertujuan untuk membugarkan tubuh ayam laga yang anda miliki. Latihan dapat dilakukan dengan beberapa lompatan kecil, diumbar diluar kandang atau dihalaman dan kemudian dimandikan serta dijemur badannya. Menjemur ayam tersebut cukup hingga tubuhnya kering saja, agar ayam tersebut tidak merasa kedinginan.

2. Porsi Latihan Siang Hari
Pada latihan siang hari, anda dapat mengajari ayam itu beberapa teknik serangan. Latihan ini dapat anda lakukan dengan cara memberikan barbel kecil pada kaki ayam dan kemudian membuat ayam tersebut meloncat-loncat. Setelah melakukan latihan kecil ini kemudian ayam dilatih dengan cara uji adu dengan ayam lainnya. Cara mengadu lawan ini tidaklah dengan mengadunya langsung, tetapi dengan cara menaruh salah satu ayam didalam kandang dan ayam yang satunya lagi ditaruh diluar kandang. Inilah yang dapat memicu ayam tersebut menjadi lebih ganas saat bertemu dengan ayam lainnya, karena disebabkan oleh emosinya yang tidak dapat menyerang ke tubuh lawannya secara langsung.

3. Porsi Latihan Sore Hari
Pada sore hari, ayam bangkok kita latih dengan tujuan untuk membuat ayam tersebut lebih kuat dalam hal melancarkan serangan. Pada latihan sore ini dilakukan dengan cara mengikat kaki ayam dan ditarik secara perlahan, hal ini akan membuat ayam tersebut menjadi emosi dan dipastikan bahwa ayam tersebut akan lebih agresif.

Melatih ayam agar menjadi agresif pada saat diturunkan pada pertandingan sabung ayam tidaklah mudah. Membutuhkan waktu yang cukup lama agar terlihat hasil yang maksimal. Latihan seperti diatas tidak jangan hanya dilakukan 1 hari saja, lakukanlah dengan terus menerus. Latih ayam tersebut dengan hari-hari yang ditentukan agar ayam juga bisa beristirahat.

Jika anda sudah melakukan semua metode pelatihan diatas, ada baiknya anda juga memberikan vitamin kepada ayam anda agar daya tahan tubuhnya menjadi lebih kuat

Leave a Reply