Ayam Serama Primadona Ini Dihargai Puluhan Juta Di Palu

Bagi para penghobi dan peternak sabung ayam, pasti tidak asing dengan jenis ayam serama yang satu ini. Ayam serama beberapa tahun belakangan ini memang cukup populer di kalangan para penghobi dan peternak ayam di Indonesia. Seperti halnya di kota Palu. Di ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, ayam serama menjadi primadona tersendiri bagi para penghobi dan peternak ayam. Oleh karena itu ayam yang satu ini menjadi jenis buruan mereka.

Selain mereka puas bisa memiliki ayam yang terkenal dengan keunikan bentuknya itu, para penghobi dan peternak ayam itu juga puas dengan untung yang mereka dapat jika menjual ayam serama ini. Salah satu dari penghobi ayam serama ini yang bernama Martin menerangkan ayam serama merupakan ayam asli Malaysia yang pertama kali masuk di Indonesia melalui Pulau Jawa hingga menyebar ke sejumlah daerah Indonesia termasuk ke kota Palu.

“Di Palu ayam ini menjadi buruan para penghobi ayam dan sudah dua tahun terakhir. Dan khusus ayam ini memang ada lombanya sendiri,” ucap Martin.

Harga dari ayam jenis satu ini yang unik dengan penampilan berlagak seperti model diatas panggung jika berjalan sambil berkokok dengan dada membusung seperti binaraga ini memang cukup fantastik. Karena per ekor saja bisa dihargai senilai 5 juta hingga 30 juta rupiah.

“Yang saya jual ini rata-rata harganya Rp. 5.000.000,-. Tapi ada juga yang mahal, harganya bisa mencapai Rp. 15.000.000,-per ekor. Cukup lumayan untungnya dari menjual ayam yang satu ini, apalagi di Palu banyak yang cari.” terang salah satu peternak ayam serama, Rahmad.

Dia mengatakan bahwa harga ayam serama dihargai mahal setelah dinilai dari warna bulu yang seragam dan ekor yang bisa berdiri tegak, serta dadanya yang semakin membusung.

“Kalau warna bulu ayam tersebut berwarna coklat seperti ayam saya yang satu ini, dengan ekor yang berdiri tegak serta dadanya semakin membusung bisa dihargai Rp. 15.000.000,- per ekor. Tapi dilihat dari umurnya juga, makin tua umumnya maka akan semakin mahal lagi,” imbuh Rahmad.

Peternakan ayam serama di Palu memang belum begitu banyak ditemukan. Kendati demikian, penghobi dari ayam yang satu ini sudah cukup banyak di kota itu. Bahkan, karena banyaknya penghobi ayam ini maka setiap beberapa bulan sekali mereka mengadakan lomba dengan hadiah yang cukup memuaskan.

“Kalau di dalam lomba yang dinilai itu adalah cara ayam tersebut berjalan dengan mengangkat ekornya dan membusungkan dadanya. Ya, termasuk juga dinilai warna bulu dan umur ayam ini,” ucap salah satu penghobi ayam lainnya.

Demikianlah dari informasi yang dapat kami berikan mengenai ayam serama primadona ini dihargai puluhan juta di Palu, semoga dengan informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda dan dapat menambah wawasan Anda mengenai dunai ayam laga.

Leave a Reply