2 Macam Kaki Ayam Yang Berbahaya Dan Mematikan

Halo Para peternak ayam serta penghobi ayam aduan. Memiliki pukulan yang mematikan adalah idaman semua peternak ayam laga, jadi kali ini kami akan mejelaskan mengenai 2 macam kaki ayam yang berbahaya dan mematikan. Untuk memilih dan mengamati kaki ayam yang bagus sudah menjadi hal yang terpenting untuk menentukan ayam tersebut termasuk ayam petarung atau tidaknya.

Kaki ayam merupakan senjata dan kekuatan untuk menyerang sesuatu. Semakin bagus kaki ayam tersebut, maka akan semakin bagus pukulan ayamnya. Karena pertarungan ayam aduan yang memiliki kaki bagus hampir semuanya memiliki pukulan yang mematikan. Selain kaki ayam yang mempunyai sisik kaki satria sinekti, ada juga sisik kaki batu lapak dengan sisik kaki bagian belakang yang mengarah kebawah yang memiliki pukulan keras. Sisik kaki dibagian bawah ada sisik yang merambat keseluruh telapak kaki yang disebut dikenal dengan sisik batu lapak.

Ayam yang terkena pukulan akan lemas walaupun dengan pukulan yang kurang keras, oleh karena itu disegani oleh para bebotoh. selain sisik batu lapak ada juga yang lebih disegani para bebotoh ini, yaitu kaki ayam bangkok yang memiliki sisik kaki berbaris 4 yang disebut dengan nama sisik kaki naga banda serta ditakuti karena memiliki pukulan keras dan pukulan berat yang mengagetkan. Walau tehnik tidak bagus namun ayam yang memiliki kaki tersebut sangat menakutkan dan ayam yang terkena pukulannya akan mudah terkejut hingga lari dari arenas sabung ayam.

Kedua dari jenis kaki ayam memiliki kelebihan pukulan yang kuat juga dikenal katurangga, namun kualitas seekor ayam mesti membutuhkan pemeliharaan yang baik serta perawatan. karena ayam aduan tanpa perawatan yang baik maka kwalitas ayam dalam berlaga tidak akan maksimal. Oleh karena, kunci nya adalah perawatan yang baik sebelum laga dimulai.

Demikian ulasan diatas mengenai 2 macam kaki ayam yang berbahaya dan mematikan. Semoga ayam anda juga memiliki salah satu ayam yang mempunyai kaki yang berbahaya dan mematikan. Sekian dan terima kasih.

 

Leave a Reply